Keluarga besar SD Negeri 31 Jati Tanah Tinggi kembali mengukir prestasi membanggakan di panggung kota melalui partisipasi aktif dalam perhelatan prestisius yang digagas oleh Dinas Pariwisata Kota Padang. Pada Sabtu malam, 11 April 2026, suasana syahdu di Kawasan Kota Tua Padang berubah menjadi semarak dengan hadirnya gelaran Jelajah Padang: Pentas Seni & Budaya Season 2 Episode 3. Dalam acara yang dirancang untuk melestarikan kekayaan lokal ini, sekolah kami mendapatkan kehormatan untuk menampilkan seni tradisi Randai, sebuah pertunjukan khas Minangkabau yang menggabungkan unsur seni peran, tari, musik, dan bela diri silat. Kehadiran siswa-siswi kami di tengah bangunan-bangunan bersejarah Kota Tua bukan sekadar untuk tampil, melainkan sebagai wujud nyata komitmen SDN 31 Jati Tanah Tinggi dalam mengimplementasikan penguatan profil pelajar Pancasila melalui pelestarian budaya sejak dini. Di bawah sorot lampu panggung dan dipandu oleh MC Odi serta One, para duta seni sekolah kami bersiap memberikan performa terbaik mereka, bersanding dengan berbagai penampil hebat lainnya seperti Sanggar Alang Babega, Sanggar Langkah Bamulo, serta rekan-rekan dari SDN 37 Alang Laweh dan SDN 08 Alang Laweh.
Pertunjukan Randai yang dibawakan oleh siswa-siswi SDN 31 Jati Tanah Tinggi menjadi salah satu magnet utama dalam acara yang berlangsung mulai pukul 20.00 WIB ini. Dengan kostum tradisional yang gagah dan gerakan legaran yang kompak, anak-anak kami berhasil memukau penonton melalui harmoni antara tepukan tangan pada celana galembong dan alunan cerita yang dibawakan. Keikutsertaan dalam Jelajah Padang ini merupakan buah dari latihan disiplin yang panjang di lingkungan sekolah, di mana setiap siswa diajarkan untuk mencintai akar budaya mereka di tengah arus modernisasi. Pentas seni ini juga menjadi panggung edukasi bagi masyarakat luas yang memadati kawasan Kota Tua, membuktikan bahwa generasi muda dari SDN 31 Jati Tanah Tinggi memiliki kualitas dan keberanian untuk tampil spektakuler di tingkat publik. Selain penampilan Randai kami, penonton juga disuguhi berbagai penampilan rancak bana lainnya seperti Tari Galuak Ka Tidiang, Tari Milah Pai Manjalang, Tari Ayam Den Lapeh, hingga lantunan syahdu Solo Song “Taragak Pulang” yang semakin memperkaya khazanah budaya malam itu hingga penutupan acara pada pukul 22.00 WIB.
Kesuksesan penampilan malam itu tidak lepas dari dukungan penuh pihak sekolah, orang tua murid, dan Dinas Pariwisata Kota Padang yang telah menyediakan ruang kreatif bagi institusi pendidikan. Bagi SDN 31 Jati Tanah Tinggi, momentum Jelajah Padang Season 2 ini adalah tonggak penting untuk memotivasi siswa lainnya agar terus mengasah bakat non-akademik mereka. Di sela-sela penampilan yang enerjik, interaksi seru melalui sesi Q&A juga memberikan pengalaman berharga bagi siswa untuk berani berkomunikasi di depan umum. Kami berharap melalui kegiatan seperti ini, nama SDN 31 Jati Tanah Tinggi semakin dikenal luas sebagai sekolah yang tidak hanya fokus pada prestasi akademik, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam menjaga warisan budaya Minangkabau yang mendunia. Semangat “Rancak Bana” yang digaungkan sepanjang acara di Kota Tua akan terus kami bawa ke dalam ruang-ruang kelas, menginspirasi setiap murid untuk terus berkarya, berbudaya, dan membanggakan sekolah di setiap kesempatan yang ada di masa depan.
Lihat postingan ini di Instagram
Lihat postingan ini di Instagram








